Mungkin saya baru menyadari fenomena menyenangkan ini baru – baru saja. Mungkin baru 3 bulan atau lebih.
Bermula ketika saya keluar rumah untuk sebuah keperluan. Kebetulan untuk ke sekian kali saya lewat di depan sebuah sekolah TK/ SD. Sedang enak enak nyetir, saya dihentikan oleh bapak satpam yang menyeberangkan seorang anak. Sampai disitu tidak ada kesan yang tertinggal karena kemarin – kemarin tidak ada hal yang begitu.
Suatu waktu dalam perjalanan ke tempat kerja, saya dihentikan oleh bapak satpam sebuah sekolah TK / SD yang juga menyeberangkan sekumpulan anak TK dan SD serta beberapa ibu menuju sekolah tersebut.
Dari situ saya baru menyadari bahwa hal serupa tidak saya alami dulu ketika saya sekolah. Mungkin satu atau dua kali terjadi saya meyeberang jalan padat lalu lintas disertai oleh seseorang yang karena naluri kekakekannya menemani saya menyeberang jalan, yang kemudian dia kembali ke tempat semula. Tapi kebanyakan saya harus menoleh kanan – kiri menunggu sepi lalu lintas kemudian baru saya menyeberang jalan dengan lari – lari membawa tas yang lumayan berat.
Sekarang hampir setiap hari ketika berangkat kerja dan melewati sekolah yang saya sebutkan tadi, saya dihentikan hanya karena ada satu anak yang akan menyeberang jalan.
Dalam hati saya merasakan betapa nyamannya perasaan anak – anak tersebut karena tidak perlu berlari – lari tergesa – gesa karena takut akan ada yang menabrak atau berusaha mencapai tujuannya sebelum lalu lintas ramai lagi. Saya tidak juga merasa hal itu mengganggu perjalanan saya yang mengejar waktu jam kantor. Saya malah senang karena dapat mengistirahatkan tangan sambil melihat mereka tertawa – tawa tanpa saya tahu apa yang lucu.
Dan ternyata kemudian saya lihat hal baik tersebut meluas. Di depan Galaxi Mall kita bisa menemui petugas - petugas khusus untuk menyeberangkan pengunjung dari tempat parkir sepeda motor menuju mall atau sebaliknya.
Dan kemudian lagi ternyata sekarang banyak sekali saya lihat petugas yang memang bertugas untuk memberikan kenyamanan pejalan kaki yang hendak menyeberang jalan menuju tujuannya. Betul – betul menyenangkan dilihat. Mungkin bagi pejalan kaki hal ini lebih baik daripada melewati jembatan penyeberangan yang selain bikin capek “J” juga kemanannya diragukan. Semoga hal – hal baik terus bertambah di negeri ini mengingat sudah berpuluh – puluh tahun kita merdeka seharusnya banyak yang sudah kita alami dan pelajari.